24.2 C
Manokwari
Jumat, Juli 19, 2024
24.2 C
Manokwari
More

    Bawaslu Raja Ampat Sosialisasi Netralitas ASN Pada Pilkada 2020

    Published on

    Raja Ampat–Bawaslu Kabupaten Raja Ampat Malaksanakan sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pilkada 2020 di Aula Wayag Selasa, (18/08/2020).

    Hadir dalam sosialisasi tersebut, Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre Maniputy.S.IK, Asisten l Setda Raja Ampat, Muhidin Umalean, S.sos, M.Si, para pimpinan OPD dan TNI /Polri.

    Ketua Bawaslu Raja Ampat, Markus Rumsowek, menekanan deklarasi netralitas ASN adalah menjaga netralitas dan entegritas ASN serta etika dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah. Karena ASN selain sebagai pelayan publik, mereka juga memiliki hak suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat Desember mendatang. Hal yang sama berlaku bagi aparat TNI/Polri serta penyelenggara pemilu yakni Bawaslu dan KPU.

    Baca juga:  Capai 95 Persen, Dewan Pengawas BPJS Puji Cakupan Kepesertaan JKN Raja Ampat

    Lebih lanjut dijelaskan Markus,
    Ada penindakan tahapan dan non tahapan, Perbawaslu Nomor 6 Tahun 2018 Tentang  Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Tentang Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara, Anggota Tentara Nasional Indonesia, Dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Baca juga:  Luncurkan QRIS, Bank Indonesia Perkuat Layanan Digital di Raja Ampat

    Dalam Undang -Undang Nomor 10 Tahun 2019 , ada tiga pelanggaran pemilu yaitu Adiministrasi, pelanggaran kode Etik dan pelanggaran pemilu lainya seperti Undang-Undang ASN ,TNI Polri dalam pemilihan kepala daerah.

    Sementara itu, Muhidin Umalean, S.Sos, M.si mengimbau kepada semua pimpinan OPD memberikan pemahaman, arahan, dan edukasi kepada stafnya agar mereka bisa memahami peran ASN dalam pilkada daerah.

    Baca juga:  Sertu Anumerta Miskael Rumbiak Dimakamkan dengan Upacara Militer

    “Semoga dalam pilkada nanti ASN tidak masuk dalam politik praktis yang nantinya menyiksa diri sendiri dan bahkan dukungannya. Intinya ASN punya hak dalam memilih pasangan calonnya tapi tidak punya hak untuk terlibat dalam politik praktis,” kata Muhidin Umalean. (RPB4/red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Operasi...

    More like this

    Pertina Raja Ampat Soroti Minimnya Perhatian Pemda dan KONI Terhadap Atlet 

    RAJA AMPAT,Linkpapua.com- Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Raja Ampat, menyoroti kurangnya perhatian Dinas...

    Kapolri Mutasi 3 Kapolres di Papua Barat  

    MANOKWARI, Linkpapua com-Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si melakukan mutasi sejumlah Kapolres dan...

    Petrus Kasihiw Komitmen Dampingi AFU di Pilgub Papua Barat Daya

    SORONG, LinkPapua.com - Petrus Kasihiw menyatakan komitmennya mendampingi Abdul Faris Umlati (AFU) sebagai bakal...