Jumat, Februari 3, 2023
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, Februari 3, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Bakal Jadi Rujukan Nasional, RSUD Papua Barat Akan Kirim Dokter-Perawat Pelatihan

MANOKWARI, LinkPapua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat mulai 2023 nanti akan punya empat layanan baru. Menunjang hal itu, pihak rumah sakit tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga dokter dan perawat.

Direktur RSUD Papua Barat, Arnoldus Tiniap, mengatakan untuk empat rujukan itu, sambil menunggu peralatan juga perlu persiapan dokter hingga perawat.

“Nanti kita mendapat pengakuan dari RS rujukan nasional. Jadi, melalui RS rujukan itu kita akan mendapatkan bimbingan sisi penataan, alur pelayanan, dan persiapan pelatihan bagi tenaga dokter dan perawat. Tinggal pemerintah daerah menyiapkan kekurangan SDM,” kata Arnoldus, Senin (5/12/2022).

Arnoldus mengungkapkan, empat rumah sakit yang akan memberikan pengakuan, yakni Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo untuk ginjal-hipertensi, Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jantung Harapan Kita, dan rumah sakit saraf di Jakarta.

Baca juga:  Penandatanganan KUA-PPAS RAPBD 2023 Tunggu Pj Gubernur Papua Barat
Baca juga:  Aksi di Kantor Gubernur, Masyarakat Suku Besar Arfak Minta Kembalikan Tanah Adat

Kata dia, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Akan menghitung semua pada tahun depan. Jadi, mengontrak mereka pada saat alat tiba. Kalau dokter sebenarnya lebih siap. Yang perlu disiapkan di awal tahun tenaga perawat dan tenaga yang lain. Supaya kalau sudah siap dan peralatan sudah ada, dokternya tinggal datang saja,” paparnya.

Soal biaya pelatihan bagi tenaga perawat, kata dia, sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk Papua Barat 2023.

Perlu diketahui, mulai tahun depan Kemenkes akan mengembangkan RSUD Papua Barat menjadi rujukan kanker, jantung, saraf (stroke), dan ginjal-hipertensi. (LP9/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here