Senin, Oktober 3, 2022
28.7 C
Manokwari
28.7 C
Manokwari
Senin, Oktober 3, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Asyik Konsumsi Miras, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Tim Resmob Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, Linkpapua.com – Tim Resmob Satreskrim Polres Teluk Bintuni berhasil membekuk tiga pemuda yang diduga pelaku tindak pidana kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (13/9/2022). Pelaku dibekuk saat tengah asyik mengonsumsi minuman keras (miras).

Ketiga pelaku adalah PM(21), IG (25), dan TM (21) yang merupakan warga Kompleks KPPD Tahiti, Kelurahan Bintuni Timur, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni. Penangkapan dipimpin Kanit Resmob Polres Teluk Bintuni, Brigpol Rolando Manggaprouw.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Junov Siregar, melalui Kasat Reskrim, Iptu Tomi Samuel Marbun, mengungkapkan ketiga orang yang dibekuk sudah menjadi target. Hingga akhirnya pada Selasa siang ada laporan kehilangan motor. Kendaraan tersebut berada di tempat penampungan besi tua.

“Setelah tim mendatangi penampungan besi tua, mereka memberitahukan ciri-ciri penjual motor dan ternyata sesuai dengan target tim Resmob. Akhirnya tim menangkap mereka. Ketiga pelaku ditangkap di dua tempat terpisah. Dua pelaku diamankan di Kompleks Tahiti dan satu pelaku diamankan di Jalan Raya Bintuni,” kata Tomi.

Baca juga:  Cerita Reva Selamat dari Kejaran KKB: Sehari Semalam Sembunyi di Kubangan
Baca juga:  Makin Sadar Tertib Lalu Lintas, Warga Antusias Urus SIM di Polres Teluk Bintuni

Selain mengamankan pelaku ini, tim juga mengamankan dua unit kendaraan motor masing-masing 1 unit Yamaha Jupiter dan 1 unit Honda Vario.

Tomi mengungkapkan, para pelaku sudah beraksi berulang kali. Dari hasil kejahatannya digunakan untuk untuk membeli makan, rokok, dan miras. Para pelaku saat ditangkap tengah mengkonsumsi miras, tetapi tidak melakukan perlawanan.

“Untuk penadah kendaraan bermotor pasti akan diamankan. Karena penadah sudah mengetahui motor tidak ada surat surat lengkap alias tidak jelas, kenapa tetap membeli dengan harga murah sama seperti harga besi tua per kilonya,” beber Tomi.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Untuk masyarakat selalu berhati-hati menjaga lingkungan masing masing. Ketika ada kehilangan segera melaporkan agar segera diambil tindakan di lapangan,” ucap Tomi. (LP5/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here