27.9 C
Manokwari
Kamis, Mei 22, 2025
27.9 C
Manokwari
More

    ASN Pemkab Mansel Belum Gajian: Kas Sisa Rp82 Juta, SP2D Gaji Capai Rp9 Miliar

    Published on

    MANSEL, Linkpapua.com – Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Hengky Veky Tewu, menyampaikan permohonan maaf kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sampai saat ini belum menerima gaji.

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mansel, kata dia, memastikan akan melakukan pembayaran setelah kas daerah kembali normal. “Tadi saya cek dana di kas sisa Rp82 juta, sementara SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) gaji sekitar Rp9 miliar,” jelas Hengky saat memimpin apel gabungan Pemkab Mansel, Jumat (11/11/2022).

    Baca juga:  BREAKING NEWS! Massa Pemilik Tanah Lokasi Tambang Emas Gelar Aksi di Kantor Bupati Manokwari

    Sekretaris Daerah (Sekda) Mansel ini memastikan bahwa gaji pegawai yang belum terbayarkan akan tetap dibayar. Namun, harus menunggu sampai kas daerah kembali norma. Ia mengatakan, saat ini kas hampir habis.

    Hengky kemudian menjelaskan bahwa kekosongan kas terjadi karena anggaran yang defisit. Selain itu, secara bertepatan tagihan yang masuk untuk saat ini cukup besar dan masuk bersamaan.

    “Sehingga untuk kali ini cukup besar tagihan masuk dari pihak ketiga, jadi sementara kita dahulukan yang pihak ketiga. Namun, jangan khawatir, kita tidak akan korbankan gaji. Apabila dana daerah sudah masuk kita tetap akan bayarkan,” tuturnya.

    Baca juga:  Aliansi Honorer Mansel Minta Bupati Tinjau Kembali Penyesuaian Gaji

    Untuk mengantisipasi adanya isu miring terkait keterlambatan gaji, Hengky menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekretariat daerah sama sekali tak menyedot anggaran khusus. Seperti bazar dan pasar murah, upacara Hari Pahlawan, serta kegiatan amal pengobatan massal, dan senam, diklaim Hengky, menggunakan anggaran rutin.

    “Kegiatan-kegiatan tersebut menggunakan anggaran rutin di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah), seperti pengobatan massal dari Dinas Kesehatan yang menggunakan anggaran rutin mereka,” terang Hengky.

    Baca juga:  Wakil Bupati Teluk Bintuni Dorong Langkah Tepat Atasi Stunting

    “Senam bersama juga kita tidak keluarkan anggaran, sedangkan untuk upacara Hari Pahlawan yang kita biayai hanya makanan serta honor paskibra. Selebihnya tidak ada. Jadi, jangan sampai ada yang berpikir bahwa masih ada pegawai yang belum dibayar kemudian kami di sekretariat menghamburkan uang. Semua kegiatan yang berjalan tidak kami biayai,” terangnya. (LP2/Red)

    Latest articles

    Polda Kalteng Inisiasi Gebyar Posyandu Presisi se-Kalteng

    0
    PALANGKARAYA, Linkpapua.com - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) turut berpartisipasi dalam penanganan stunting dengan memberikan pelayanan kesehatan terpadu secara gratis kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan yang bertajuk...

    More like this

    Sekda Raja Ampat: Peran Media Sangat Penting Kawal Pembangunan

    RAJA AMPAT, LinkPapua.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Raja Ampat, Yusuf Salim, menyebut peran media...

    Satpol PP Ultimatum Pedagang Pasar Mbilim Kayam: Bongkar Lapak Lama sebelum 30 Mei

    RAJA AMPAT, LinkPapua.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Raja Ampat mengultimatum...

    Sekda Raja Ampat Hadiri Pisah Sambut Kepala KUPP Kelas II, Capt Nellce Alfonsina Pamit

    RAJA AMPAT, LinkPapua.com – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Raja Ampat,...