MANOKWARI,Linkpapuabarat.com – Manajemen TVRI Papua Barat mempertanyakan kerja sama dengan pemprov terkait anggaran pembiayaan satelit yang mandek. Permasalahan anggaran ini diharapkan segera diatasi agar TVRI bisa menjalankan fungsinya secara produktif.
Demikian ditegaskan Sub Bagian Unit Pengembangan Usaha Steven Yandeday yang ditemui di LPP TVRI Papua Barat, Sabtu (10/04/2021).
Menurut Steven Yandeday, pembentukan TVRI Papua Barat adalah permintaan langsung dari Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Antara pemprov dan TVRI pusat telah terjalin MoU.

“LPP TVRI Papua Barat saat ini sudah menjadi satker yang mana telah dilakukan peresmian pada 28 Oktober 2020 lalu oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual di Istana Merdeka Jakarta. Peresmian ini pula dihadiri oleh Gubernur Dominggus Mandacan,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pembagian tugas dan fungsi penyiaran LPP TVRI Papua Barat sejak launching hingga peresmian ditangani dua pihak. Pemprov menanggung pembiayaan satelit kepada pihak Telkom Pusat. Sedangkan TVRI Pusat bertanggung jawab penuh terkait sarana dan prasarana kebutuhan kantor termasuk pembiayaan gaji karyawan.

Tahun 2019 sampai dengan tahun 2020, pembiayaan satelit awalnya sudah dilaksanakan oleh pemprov. Melalui Biro Humas dan Protokol.
Mengingat pagu anggaran biro yang kecil, maka sesuai disposisi, pembiayaan satelit dialihkan kepada Dinas Kominfo Papua Barat. Namun untuk tahun anggaran 2021, Dinas terkait tidak menganggarkan pembiayaan tersebut.
“Dampaknya pihak Telkomsel saat ini telah mengisolir layanan satelit. Kami dari pihak TVRI sudah melakukan pertemuan dengan Kadis Kominfo Papua Barat terkait hal ini, namun pihak terkait malah arahkan TVRI untuk bertemu langsung dengan Gubernur Papua Barat,” jelasnya.
Alasannya, tahun anggaran 2021 pembiayaan satelit TVRI Papua Barat tidak bisa dilanjutkan karena anggaran terpotong pembiayaan Covid-19.
TVRI Papua Barat sudah melayangkan surat resmi kepada Gubernur untuk permintaan audiens melalui bagian Protokol Biro Administrasi. Pada dasarnya TVRI Papua Barat hadir untuk mempublikasikan kemajuan pembangunan yang ada di Papua Barat baik itu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.
“Kami berharap kepada Gubernur Papua Barat untuk dapat memperhatikan kendala yang saat ini dialami TVRI Papua Barat, agar ke depan seluruh proses pembangunan dapat terekspos ke dunia luar,” harapnya. (LPB2/red)






