26.7 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
26.7 C
Manokwari
More

    Inflasi Papua Barat Tembus 4.78, Jadi Yang Tertinggi di Indonesia

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat menyebutkan Provinsi Papua Barat mengalami inflasi 4,78 persen secara tahunan yoy pada Maret 2024 atau lebih tinggi dari Februari 2024 yaitu 3,61 persen (yoy). Angka tersebut merupakan yang tertinggi.

    “Inflasi Maret 2024 juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Inflasi ini juga merupakan yang tertinggi. Sedangkan Papua Barat Daya yang terendah 1.42 persen,”ungkap kepala BPS Papua Barat Merry di Manokwari.

    Baca juga:  PSHT Manokwari Raih Juara Umum 2 Ajang Bintang Pelajar Championship 7

    Inflasi tertinggi disumbang oleh kelompok makanan minum dan tembakau 11,10 persen (yoy) dengan andil 3,70 persen, kelompok transportasi 4,75 persen (yoy) dengan andil 0,59 persen, dan kelompok restoran 3,82 persen dengan andil 0,23 persen.

    Selain itu, terdapat lima komoditas penyumbang utama inflasi Maret 2024 yaitu beras (1,25 persen), tarif angkutan udara (0,54 persen), ikan cakalang (0,46 persen), ikan tuna (0,34 persen), dan ikan ekor kuning (0,32 persen).

    Baca juga:  KPU Teluk Bintuni Tegaskan Pemberhentian 13 Tenaga PPNPN Atas Perintah Sekjen

    Sedangkan lima komoditas yang menyumbang deflasi tahunan meliputi cabai rawit (0,16 persen), tahu mentah (0,08 persen), cumi-cumi (0,06 persen), minyak goreng (0,06 persen), dan tempe (0,04 persen).

    “Tingkat inflasi bulanan Papua Barat pada Maret 2024 tercatat 0,50 persen (mtm) atau lebih tinggi dibandingkan Februari 2024 yang 0,13 persen (mtm), tetapi berbanding terbalik bila dibandingkan Maret 2023 yang mengalami deflasi,”tambahnya.

    Baca juga:  Gelar Lomba Kreasi Pangan Lokal, Indrayanti Mandacan : Menguatkan Persaudaraan Perempuan Arfak

    Berdasarkan pengeluaran, inflasi Papua Barat terjadi karena peningkatan indeks harga dari sembilan kelompok dengan dua kelompok memberikan andil terbesar.

    Dua kelompok pengeluaran yang dimaksud ialah kelompok makanan minuman dan tembakau 1,12 persen (mtm) dengan andil inflasi 0,39 persen, kemudian kelompok transportasi 0,87 persen (mtm) dengan andil inflasi 0,11 persen.(LP3/Red)

    Latest articles

    Gubernur Buka Liga 4 Regional PBD, Janjikan Hadiah Rp50 Juta untuk...

    0
    SORONG, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, resmi membuka Liga 4 PSSI Regional PBD di Stadion Bewela, Kota Sorong, Kamis (3/4/2025)....

    More like this

    Gubernur Buka Liga 4 Regional PBD, Janjikan Hadiah Rp50 Juta untuk Juara

    SORONG, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, resmi membuka Liga 4...

    Kapolres Baru Manokwari Selatan Disambut Tradisi Adat Papua dan Pedang Pora, Siap Bersinergi dengan Pemkab

    MANSEL, LinkPapua.com – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) yang baru, AKBP Marzel Doni, S.IK, M.H...

    Pertamina Sesuaikan Harga BBM di Papua per 1 April 2025, Ini Daftar Terbarunya

    SORONG, LinkPapua.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Papua mengalami penyesuaian mulai Selasa...