26.7 C
Manokwari
Senin, Mei 12, 2025
26.7 C
Manokwari
More

    Pembagian Kelambu di Manokwari capai 97 persen

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com – Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit malaria terus dilakukan. Salah satunya dengan memberikan kelambu kepada masyarakat.

    Kepala bidang Pencegahan Penanggulangan Penyalit Menular Dinas Kesehatan Manokwari, Marthen Rantetampang menjelaskan penyaluran kelambu di Manokwari telah mencapai 97 %.

    “Nyamuk malaria itu adanya dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi sehingga sebaiknya tidur didalam kelambu ini diharapkan bisa meminimalisir penularan malaria. Selain itu perlu juga memperhatikan lingkungan sekitar agar tidak ada genangan air yang menjadi tempat nyamuk bersarang. Jika dalam satu keluarga ada yang tertular malaria harus segera diobati serta satu keluarga wajib dilakukan pemeriksaan untuk memastikan statusnya,”ungkap dia Selasa (1/12/2020).

    Baca juga:  Polda Papua Barat Kirim Delapan Orang Masuk Akpol

    Ditambahkan Marthen, kelambu disalurkan ke warga melalui masing-masing puskesmas. Untuk Manokwari sendiri akan disalurkan sebanyak 92.405.

    Baca juga:  Kebakaran Pasar Wosi: Tim Inafis Dalami Penyebab dan Sumber Api

    Dari sekian puskesmas, ada beberapa puskesmas yang telah menyalurkan semua jatah kelambu bagi warga, seperti puskesmas Warmare, puskesmas SP 4, puskesmas Pasir putih, puskesmas Nuni, Sowi 4, puskesmas Tanah Rubuh, puskesmas Mobja, puskesmas Masni dan puskesmas Sidey,”jelas dia.

    Menurut Marthen, pada umumnya penyakit malaria dapat terjadi di seluruh wilayah di Manokwari. Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari genangan air. Pembagian kelambu merupakan salah satu upaya Diana Kesehatan dalam rangka mencegah penyakit malaria.

    Baca juga:  Tanggap Darurat Korban Borobudur tak Diperpanjang, Pemda Ngotot Relokasi

    “Sebenarnya angka malaria di Manokwari terus menurun, tapi di masa  pandemi ini sedikit berbeda. Kondisi kebersihan lingkungan yang sedikit diabaikan membuat angka penderita malaria meningkat,” pungkas Marthen. (LPB3/red).

    Latest articles

    Pemkab Bintuni Benahi Ruang Publik Telantar, Dimulai dari Taman Bangkit Bintuniku

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, mulai membenahi sejumlah ruang publik yang bertahun-tahun telantar dan rusak. Langkah awal dimulai...

    More like this

    Hadiri Pembukaan Liga Futsal Nusantara Regional Papua Barat, Mugiyono Motivasi para Pemain

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Wakil Bupati Manokwari bersama Pimpinan Forkopimda Papua Barat menghadiri pembukaan Liga Futsal...

    Hermus Jamin Kuota 80 Persen untuk OAP sudah Terpenuhi

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Sejumlah titik di Manokwari diblokade masyarakat pasca pengumuman hasil formasi CPNS tahun...

    Lepas Ratusan CJH Asal Manokwari, Hermus: Doakan Kota Ini

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemda Manokwari melepas ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Manokwari yang akan...