MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemkab Manokwari dijadwalkan akan menggelar pemilihan kepala kampung (Pilkam) serentak tahap kedua pada 24 Juni mendatang. Total akan ada 95 kampung yang menggelar Pilkam. Untuk pelaksana pilkam kali ini dengan protokol kesehatan (Prokes), Corona Virus Disease (Covid-19).
Pelaksanaan Pilkam Serentak yang akan dihelat pekan depan ini wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Setiap kampung harus memenuhi penyediaan kelengkapan prokes seperti tempat cuci tangan atau hand sanitizer, penyediaan thermo gun dan masker agar tidak memunculkan cluster baru Covid-19.
Hal ini dikatakan ketua panitia pelaksanaan Pilkam pemkab Manokwari Wanto yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Manokwari.

“Karena pelaksanaan Pilkam serentak ini dimasa pandemi sehingga harus menerapkan protokol kesehatan. Pilkam harus dilaksanakan dengan membuka kesempatan bagi setiap orang datang melaksanakan hak pilihnya di TPS namun menerapkan prokes,”ungkap Wanto dalam rapat bersama sejumlah kepala distrik dalam persiapan pilkam, Rabu (16/5/21).

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Manokwari Jefri Sahubura menyampaikan tahun ini jumlah kampung yang mengikuti pilkam berjumlah 95 kampung dari 7 distrik.

“Kita terus melakukan persiapan untuk menghadapi pilkam. Dalam pelaksanaan pilkam kali ini, calon paling banyak ada di kampung Desay dan Sumberboga yaitu 5 calon. Nantinya surat suara akan dicetak sesuai dengan DPT yang terdaftar. Surat suara akan didistribusikan H-2,” jelas Jefri.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dalam proses Pilkam, pemkab akan bekerja sama dengan Polres Manokwari dan Kodim 1801 Manokwari dalam hal menjaga keamanan. Saat ini Pilkam memasuki tahapan kampanye termasuk debat kandidat.
Dirinya berharap tahapan pilkam bisa berjalan lancar sampai hari H. Siapapun kandidat yang terpilih harus diterima semua warga.
“Kandidat yang terpilih hasil dari pilihan warga secara demokrasi, jadi harus diterima oleh seluruh warga kampung,” pungkas Jefri. (LP2/red)






