Jumat, Agustus 12, 2022
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Jumat, Agustus 12, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

2022, Laporan Penganiayaan Jadi Kasus Dominan di Unit PPA Polres Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.com – Laporan tindak penganiayaan menjadi yang dominan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Manokwari hingga pertengahan 2022 ini.

Kanit PPA Reskrim Polres Manokwari, Ipda Devriyanti, menjelaskan total jumlah laporan yang ditangani unitnya mencapai 84 Laporan.

“Dari data kita penganiayaan 44 kasus, pengeroyokan 5 kasus, perlindungan anak 12 kasus, pencurian 1 kasus, perbuatan tidak menyenangkan 3 kasus, pencemaran nama baik 1 kasus, percobaan persetubuhan 3 kasus, perzinaan 2 kasus, penipuan 1 kasus, ITE 3 kasus, pengancaman 3 kasus, KDRT 4 kasus, dan asusila 2 kasus,” rinci Ipda Devriyanti, Rabu (27/7/2022).

Dari kasus yang ditangani tersebut, ada yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari sebanyak 8 kasus, dengan rincian kasus KDRT 1 kasus, penganiyaan 1 kasus, persetubuhan pada anak-anak 5 kasus, serta penggelapan 1 kasus.

Baca juga:  Warga Kembali Blokir Jalan Trikora Manokwari, Kendaraan Balik Arah
Baca juga:  Kampanye Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Sasar Pelajar di Manokwari

“Selain dilimpahkan ke kejaksaan ada juga kasus yang diselesaikan dengan restorative justice yang jumlahnya puluhan kasus didominasi pencemaran nama naik dan ITE karena sering terjadi kesalahpahaman dari yang melapor maupun terlapor. Saat dipertemukan mereka sepakat menarik laporannya,” jelasnya.

Dari sejumlah kasus melibatkan anak yang menjadi korban, kata Ipda Devriyanti, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait dalam pendampingan untuk menghilangkan trauma. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here