25.5 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
25.5 C
Manokwari
More

    Tokoh Pemuda Suku Sebyar: Pernyataan Menteri Bahlil Sakiti Hati Masyarakat Teluk Bintuni

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Tokoh pemuda Suku Sebyar, Cholil Kokop, turut menyayangkan pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, terkait masalah pabrik pupuk dan tapal batas Kabupaten Teluk Bintuni dengan Fakfak yang hingga kini masih berpolemik.

    Bang Cholil, sapaan akrabnya, menilai pernyataan yang keluar dari mulut Menteri Bahlil sangat tidak beretika dan egois atau memihak.

    “Mengingat jabatan beliau sebagai seorang menteri harus netral, dong. Jangan mentang-mentang Anda berasal daerah Fakfak, jadi seenaknya mengeluarkan kalimat memihak,” kata Bang Cholil saat wawancara dengan Linkpapua.com di Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (2/10/2021).

    Baca juga:  Ops Keselamatan 2022: Dua Pekan 5 Meninggal Lakalantas, Manokwari dan Sorong Terbanyak

    Dia pun menginginkan agar hal ini sampai ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Saya berharap protes Ini sampai ke telinga Presiden sehingga bisa menegur Pak Menteri ini. Seharusnya Pak Menteri menjadi vasilitator agar  masalah ini segera terselesaikan di pusat. Bukan mengeluarkan kalimat provokatif yang menimbulkan salah paham bagi masyarakat adat,” bebernya.

    Baca juga:  Sosok Briptu Sadam Husain Nyambi Ngajar SD di Kampung Sido Makmur

    “Saya minta dengan tegas agar Pak Menteri harus mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada masyarakat adat dan pemerintah daerah Teluk Bintuni. Karena secara tidak langsung kalimat itu sagat membuat banyak pihak kecewa dan sakit hati,” tuntasnya.

    Baca juga:  Kasus Stunting di Bintuni Mulai Menurun, Ali Baham Dorong Program Jangka Panjang

    Sebelumnya, dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (27/9/2021) lalu, Bahlil sempat mengomentari tentang perbatasan Teluk Bintuni-Fakfak. Itu disampaikan saat pertemuan dengan Forkopimda setempat.

    “Barang apa jadi, pabrik pupuk saja bisa dipindahkan apalagi batas wilayah itu,” kata Bahlil saat itu. Dia juga menyiratkan bahwa wilayah yang menjadi titik persoalan akan jadi milik Fakfak. (LP5/Red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Capaian Terbaik dalam 15 Tahun

    JAKARTA, LinkPapua.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat 123 dunia dalam...