Rabu, Januari 26, 2022
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Rabu, Januari 26, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

144,247
Total Kematian
Updated on Wednesday, 26 January 2022, 04:51 4:51 am
24,856
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 26 January 2022, 04:51 4:51 am
4,294,183
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 26 January 2022, 04:51 4:51 am

Senator PB Ajak Selamatkan Satwa Khas Papua yang Terancam Punah

MANOKWARI, Linkpapua.com – Anggota DPD Perwakilan Papua Barat Mamberob Y Rumakiek mengajak masyarakat ikut menjaga dan melindungi satwa khas Papua yang terancam punah. Satwa endemik Papua saat ini populasinya makin kecil.

“Memang ada sejumlah satwa endemic Papua yang terancam punah seperti burung Cendrawasih, Kakatua dan beberapa jenis fauna lainnya. Memang pemerintah sudah melarang memburu atau pun dipelihara karena seharusnya satwa dilindungi itu dibebaskan secara liar,” ujar Mamberob, Sabtu (27/11/2021).

Mamberob dikenal sebagai senator yang punya kepedulian pada isu-isu penyelamatan lingkungan. Baru-baru ini ia bersama staf khusus Menteri Lingkungan Hidup melepas sejumlah burung Kakatua di Taman Wisata Alam (TWA) KM 14 Kota Sorong.

Kegiatan ini kata Mamberob untuk merangsang masyarakat agar peduli pada penyelamatan lingkungan.

“Peran serta masyarakat diperlukan untuk mengembangkan dan mengelola TWA tersebut. Terlebih di Papua Barat masih banyak menyimpan potensi flora dan fauna maupun hasil hutan lainnya,” kata Mamberob.

Ia mengingatkan, jangan ada lagi eksploitasi satwa dengan alasan apapun. Apalagi untuk tujuan komersialisasi.

Dalam gerakan penyelamatan satwa langka khas Papua, peran masyarakat menjadi yang terdepan. Kata Mamberob, masyarakatlah yang penjaga utama satwa-satwa tersebut hingga ke generasi berikutnya.

“Masih ada sejumlah satwa yang dipelihara oleh masyarakat ataupun dijual. Padahal itu termasuk satwa yang dilindungi. Harus diakui satwa-satwa itu punya nilai yang tinggi sehingga banyak peminatnya. Ini menjadi tanggung jawab moral bersama,” imbuh senator muda tersebut. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here