26.9 C
Manokwari
Selasa, April 8, 2025
26.9 C
Manokwari
More

    Blibli Puji Produk Herbal Papua Barat: Berpeluang Rebut Pasar

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat bekerja sama dengan salah satu e-commerce, Blibli.com mendorong tumbuhnya usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Papua Barat. Papua Barat disebut memiliki banyak produk potensial yang bisa merebut market.

    “Memang ada beberapa produk dari Papua Barat yang diminati. Hanya saja yang menjadi kendala pemasaran produk berkaitan dengan ongkos kirim yang masih tergolong mahal,” ujar Bramantya Eka, Lead Content Blibli.com melalui on boarding UMKM Papua Barat 2021 pada Selasa (6/4/2021).

    Baca juga:  10 Orang Terkaya Dunia: CEO Facebook di Urutan 9

    Menurut Bramantya, ke depan kendala tingginya ongkir akan diperbaiki agar diakses bisa lebih mudah. Tentu saja kata dia, dengan program pemerintah yanh menunjang infrastruktur seperti tol laut.

    “Tetapi bagaimana pun harus tetap dilakukan agar wawasannya bisa terbuka. Tinggal bagaimana agar UMKM di Papua Barat punya orientasi jangka panjang yang mendorong lahirnya produk kompetitif,” jelasnya.

    On boarding UMKM Papua Barat berlangsung dua hari. Kegiatan ini bertujuan mendorong bangkitnya kembali UMKM setelah dipukul pandemi.

    Baca juga:  RI Perkenalkan 135 Produk Indikasi Geografis di Jenewa, Ada Kopi hingga Hasil Laut

    Dikatakan Bramantya, ia melihat produk dari Papua Barat berpeluang bersaing dengan produk lainnya. Tapi harus memperhatikan pengemasan yang menarik dan aman.

    Dengan begitu dapat menumbuhkan kepercayaan konsumen dan produk bisa diterima pasar.

    Diungkapkannya, dengan adanya platform digital dalam pemasaran produk, memiliki sejumlah keutamaan. Ini harus dimanfaatka oleh UMKM untuk menembus market di luar Papua.

    “Kalau dipasarkan on line peluangnya semakin terbuka karena semakin banyak mengetahui produk kita, tidak perlu mengeluarkan biaya juga untuk sewa tempat. Maka biaya operasionalnya bisa ditekan,” tambahnya.

    Baca juga:  Gubernur ingin ekonomi Papua Barat stabil di 2021

    Yang perlu diperhatikan kata Bramantya adalah bagaimana pengemasan produk. Di sisi ini produk harus aman dan menarik konsumen.

    Karena dengan pengemasan yang baik termasuk informasi komposisi produk tersebut dapat meyakinkan pelanggan. Semua itu harus menjadi perhatian dalam memasarkan produk.

    “Karena produk itu soal trust. Siapa yang bisa menjaga trust konsumen maka dia berpeluang merebut pasar. Ini harus ditangkap UMKM di Papua Barat,” imbuhnya. (LPB3/red)

    Latest articles

    Pemprov Papua Barat Pastikan Gaji Dokter RSUD Tetap Dibayar, Tak Terdampak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan delapan dokter yang bertugas di RSUD provinsi tetap akan menerima gaji dan tunjangan secara penuh...

    More like this

    Belajar Membatik ke Yogyakarta, Perkumpulan Perempuan Arfak Siapkan Batik Khas Papua Barat

    YOGYAKARTA, LinkPapua.com - Perkumpulan Perempuan Arfak (PPA) Papua Barat melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk...

    Ramadhan Berkah, Genting Oil Kasuri Berbagi dengan Warga di Teluk Bintuni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) mengisi bulan suci Ramadhan...

    DPRK Manokwari RDP dengan Disperindag dan Pertamina, Bahas Ketersediaan Stok BBM

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Sepekan jelang Idul Fitri 1446 H, ditenggarai aktivitas masyarakat akan terus meningkat,...